Langsung ke konten utama

Burung dara


Assalamualaikum wr.wb. Hai sobat blogger, kali ini saya akan ngepost tentang salah satu hewan peliharaan yang saya miliki. Hewan ini merupakan jenis burung yang dapat terbang dan dapat dijinakkan dengan mudah. Yap nama hewan ini adalah burung merpati atau lebih akrab di panggil burung dara.

Jenis burung ini bermacam-
macam. Perbedaan mendasar dari jenis burung ini adalah pada warna bulu, postur tubuh, bentuk paruh dan lain-lain. Jika burung dara yang saya miliki merupkana jenis burung dara hitam dan blorok. Burung dara ini sangat mudah dijinakkan dan mudah beradaptassi dengan lingkungan baru.
Hewan ini merupakan hewan yang termasuk cepat dalam hal reproduksi walaupun dalam sekali bertelur hanya dapat menghasilkan 2-5 butir telur. Dalam mempersiapkan sangkarnya, burung ini melakukan semuanya sendiri dengan cara mengangukut ranting-ranting kecil, jerami maupun daun dan tali yang dapat dipergunakan untuk membuat sangkarnya.
Jenis burung ini merupakan jenis burung yang memilki naluri untuk kembali kekandangnya. Burung ini susah untuk dijodohkan karena kebanyakan jenis burung merpati hanya memilik satu pasangan dalam hidupnya, eyaa setia nieh ye.
Burung ini merupakan jenis burung yang memakan biji-bijian seperti jagung, beras, dan kacang-kacangan. Walau begitu burung ini juga memakan voor. Tak hayal juga burung ini juga memakan batuan-batuan kecil dan pasir karena kebanyakan hewan unggas memerlukan batuan atau pasir untuk melancarkan pencernaan dalam tubuhnya.
Hal yang paling penting dalam beternak burung dara adalah membedakan antara pejantan dan betina. Ciri ini dapat dibedakan melalui bentuk fisik dan tingkah laku. Jika dari bentuk fisiknya dapat dilihat pejantan memiliki tatapan mata yang lebih tajam, bentuk tubuh yang relatif lebih besar dari betinannya serta ketika ditarik paruhnya, pejantan akan mengamuk dan cenderung melakukan perlawanan (agresif) . Sedangkan betina memiliki tatapan mata yang lebih sayu, postur tubuh yang relatif lebih kecil dari pejantannya serta ketika ditarik paruhnya, betina cenderung tidak melakukan perlawanan (tenang). Jika dilihat dari tingkah lakunya, pejantan akan melakukan istilah yang disebut bekur atau memegarkan seluruh tubuhnya sambil mengeluarkan suara sedangkan betina tidak.

Nah itu tadi adalah postingan saya mengenai burung dara. Kritik dan nasihat selalu saya tunggu. See you bye

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Ayam

Assalamualaikum wr.wb. Selamat malam sobat blogger semua. Malem-malem begini enaknya sih tidur tapi dari pada tidur padahal belum ngantuk, lebih baik saya menemani malam sobat blogger sekalian dengan postingan saya kali ini. Kali ini saya akan memposting tentang salah satu pengalaman sekaligus hobi saya yaitu beternak ayam. Sebagaimana yang kita tahu, ayam merupakan salah satu keluarga burung yang

Inilah Saya bagi Keluarga dan Kontribusi sebagai Generasi Penerus Bangsa

Manusia tak bisa memilih untuk dilahirkan dalam hidup yang seperti apa. Namun mensyukuri dan memperjuangkan masa depan adalah pilihan kita semua. Perkenalkan saya Asep Sanjaya, seorang anak kedua dari tiga bersaudara. Papah dan Mamah, begitu saya memanggil mereka, adalah sosok yang luar biasa. Berpendidikan akhir STM dan SMP bukanlah alasan mereka untuk berani bermimpi besar untuk anak-anaknya kelak. Menjadi putra satu-satunya dalam keluarga ini membuat saya mendapat tanggung jawab besar, terutama terhadap dua saudari saya. Kakak saya memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah dikarenakan lebih memfokuskan dirinya untuk menopang ekonomi keluarga. Saat itu Papah saya sedang dalam posisi sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta yang tak lama setelahnya mendapat surat PHK dan tak lagi bekerja karena usianya yang hampir menginjak kepala 6. Saya, sebagai putra satu-satunya, menjadi harapan besar dari masa depan keluarga ini. Takdir pun bersambut dengan diterimanya saya sebagai mahasiswa...

My Experience With Hamster

 Hai sobat blogger, kali ini saya akan ngepost tentang pengalaman saya tentang hamster. Kalian semua tau hamsterkan? Seperti yang kita tahu hamster adalah hewan mamalia yang termasuk keluarga hewan pengerat yang mempunyai bermacam spesies dan hampir ada di tiap negara. Hamster seringkali digunakan sebagai hewan percobaan di laboratorium (karena reproduksi mereka yang cepat) bersama tikus dan hewan pengerat lainnya. Nah hamster merupakan salah satu hewan yang pernah saya pelihara sampai saya keteteran karena jumlahnya yang terlampau banyak